Mantan pemain bertahan Ajax, Matthijs De Ligt akhirnya bisa mencetak gol selama berseragam Juventus.

Tepat di pekan ke-11, Serie A saat Juventus berhadapan dengan rekan satu kota mereka, Torino 1-0. Tidak hanya itu, pemain bertahan berkebangsaan Belanda tersebut juga menorehkan sejarah untuk Juventus.

Sejatinya pertandingan yang di gelar di Stadio Olimpico ini berjalan sengit. Juventus terlihat tampil lebih dominan dalam penguasaan bola yang mencapai 60%, dan dengan 19 tembakan yang dilepaskan dalam 90 menit waktu normal.

Meski demikian, mereka harus menanti cukup lama untuk bisa mencetak gol. Gol tersebut dicetak oleh De Light pada menit ke-70 yang kemudian membuat kubu Juventus menang dengan skor tipis 1-0.

Gol tersebut bisa dikatakan sangat berarti bagi De Ligt yang belakangan sering dikritik. Bahkan ia nyaris juga menjadi bulan-bulanan publik andai saja wasit jeli melihat bola sempat menyentuh tangannya di kotak pinalti Juventus.

Terlepas dari itu semua, De Ligt berhasil mencetak rekor baru. Ia menjadi pemain asing pertama dalam 122 tahun sejarah Juventus yang bisa mencetak gol dalam laga Derby Della Mote.

Gol tersebut berawal dari eksekusi sepak pojok yang mengarah ke Gonzalo Higuain di tiang jauh. Penyerang berkebangsaan Argentina tersebut menyodorkan bola ke arah De Ligt. Dengan tenang, bek berumur 20 tahun tersebut melepaskan tendangan voli untuk menghujam gawang lawan.

De Ligt tidak bisa menahan rasa gembiranya setelah membukukan gol perdananya sekaligus menjadi penentu kemenangan untuk Bianconeri. Ia langsung meluapkan perasaannya.

"Tentu saja saya merasa sangat senang. Ini adalah pertandingan yang sangat penting, karena Inter juga meraih kemenangan. Kami menang dengan skor 1-0 dan berasal dari gol saya. Jadi saya merasa spesial." ujar De Ligt.

Berkat kemenangan tersebut, Juventus berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasmen Serie A dengan raihan 29 poin. Terpaut satu angka dari rivalnya, Inter Milan, yang duduk diperingkat dua dan berhasil meraih kemenangan atas Bologna.