Sudah tidak diragukan lagi duet antara Bruno Fernandes dan Paul Pogba. Mereka kemungkinan besar akan memberikan kejutan sekaligus menjadi sorotan utama dalam laga antara Manchester United melawan Tottenham yang akan datang. Namun, bukan berarti hanya kedua pemain tersebut yang bisa menjadi pembeda.

Langkah awal Manchester United pasca penundaan Premier League akan dimulai pada Sabtu (20/6/2020) mendatang. Mereka akan bertamu ke markas salah satu tim 'Big Six', Tottenham Hotspur.

Manchester United membutuhkan kemenangan agar bisa mendapatkan tempat di empat besar pada akhir musim ini. Selain itu, tren positif 11 pertandingan tanpa terkalahkan juga harus dipertahankan oleh mereka.

Bruno Fernandes dan kembalinya Paul Pogba dari cedera diyakini bisa menjadi faktor pembeda. Namun jika kedua pemain tersebut berhasil 'dimatikan', maka Manchester United tidak perlu khawatir.

Fisik McTominay Dinilai Mirip Ronaldo

Gelandang asal Skotlandia, Scott McTominay, mungkin bisa menjadi senjata rahasia Manchester United kala melawan Tottenham. Sebab, ia diketahui memiliki fisik yang hampir setara dengan Cristiano Ronaldo.

Manchester Evening News melaporkan bahwa McTominay menghasilkan angka yang luar biasa dalam sesi latihan lari 5 kilometer. Dari statistik tersebut, perbandingan dengan peraih lima trofi Ballon d'Or itu pun tercipta.

Kualitas fisik McTominay pun tergambarkan jelas dalam pernyataan rekan setimnya, Luke Shaw, belum lama ini. Seperti yang diketahui, Shaw menggambarkan rekannya tersebut seperti sebuah mesin.

McTominay Terinspirasi dari Ronaldo

Beberapa waktu lalu, McTominay sendiri mengungkapkan kekagumannya terhadap Cristiano Ronaldo. Wala sejatinya peran yang mereka mainkan di atas lapangan sangat jauh berbeda.

"Anda melihat Ronaldo dan orang seperti ini - dan mental mereka ada di puncak tertatas. Anda tak bisa mendapatkan yang lebih baik dari itu," ucap McTominay seperti yang dikutip dari Express.

"Bagi saya, melihat orang seperti itu, fisik yang ia punya, caranya mengaplikasikan sesuatu pada diri sendiri. Saya melihat fotonya, dua hari lalu, membaca dan merevisi hal berbeda yang dia coba pelajari dalam hidupnya di luar lapangan," lanjutnya.

"Orang-orang terlalu cepat merasa nyaman dengan hidup mereka," pungkasnya.