Siapa yang tak kenal dengan pelatih yang satu ini, yap namanaya Josep Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Akan tetapi, siapa yang menyangka bahwa pelatih yang berkepala plontos ini pernah dikuliahi oleh seorang anak asuhnya yaitu Dani Alves.

Dani Alves yang dahulu pernah berada di bawah asuhan Guardiola saat masih bermain di Barcelona. Sebelum bermain untuk PSG dan Juventus, pemain asal Brasil itu membela Barcelona selama delapan musim.

Dani Alves juga ikut serta menjadi bagian dari era kejayaan Barcelona bersama Josep Guardiola pada kala itu. Meskipun sang pelatih terkenal sangat rinci dan detail dalam setiap taktik yang dibuatnya, tapi suatu ketika dia pernah mendapatkan koreksi dari Dani Alves.

Disaat itu, Dani Alves mendapatkan sebuah teguran langsung dari Guardiola karena ia lebih sering memberi umpan ke samping daripada ke tengah. Guardiola merasa jika dia mengumpan seperti itu tidak akan berdampak pada ketajaman serangan Barcelona, sehingga membuatnya bertanya kenapa dia melakukan itu.

"Saya lebih sering memberikan umpan ke sisi sayap daripada masuk ke dalam, umpan model seperti itu tidak diharapkan dan di sarankan oleh Guardiola," buka Dani Alves.

"Bukannya bermaksud melawan tetapi saya lebih banyak terlibat permainan dengan Lionel Messi. Namun Guardiola menginginkan sesuatu yang berbeda jadi saya harus langsung bicara dengannya," sambung pemain berusia 35 tahun tersebut.

Guardiola Dibenahi Oleh Dani Alves

Dani Alves tidak serta merta menerima dengan lapang dada arahan taktik yang diberikan oleh Pep Guardiola. Mantan pemain Sevilla itu justru memberi 'kuliah' taktik pada pria yang kini menjadi pelatih Manchester City tersebut.

Menurut Dani Alves, jika dia melakukan instruksi Guardiola dengan lebih sering melepas umpan ke tengah lapangan, maka dia akan mengabaikan Lionel Messi. Sebab, Messi lebih sering menunggu umpan pemain lain di area sisi lapangan.

"Saya langsung memberi tahukan kepada Guardiola, 'Maaf pelatih, tetapi jika Lionel Messi tidak mendapatkan bola selama dua menit saja, maka kita akan keluar dari permainan. Jika begitu, siapa yang akan menentukan jalannya permainan'," ucap Dani Alves.

"Setelah saya bilang begitu, dia lantas langsung setuju dengan saran saya," tutup Dani Alves.