Lionel Messi baru saja menyelesaikan segala masalahnya perihal masa depannya di Barcelona. Dia sempat memberontak ingin segera pergi, tapi pada akhirnya bertahan untuk semusim lagi karena alasan tertentu.

Kasusnya rumit. Intinya Messi sudah terlalu kecewa dengan kepemimpinan presiden Josep Maria Bartomeu. Dia ingin pergi, tapi pihak klub menghalanginya dengan klausul rilis yang mustahil ditebus.

Pada akhirnya Messi bertahan, tentu setelah melewati serangkaian drama. Tentu fans Barca bahagia, tapi ternyata tidak semua.

Muncul suara-suara sumbang yang mengkritik Messi karena pemberontakan itu, dan meragukan kualitasnya sebagai kapten.

Kritikan terhadap Messi

Messi mulai diserang kritik beberapa hari terakhir. Dia disebut tak pantas jadi kapten karena baru saja membuat polemik besar, terang-terangan membangkang, bahkan melewatkan beberapa sesi latihan.

Meski begitu, mantan kiper Barcelona, Victor Valdes, punya pandangan berbeda. Dia tahu sekilas Messi terlihat bersikap buruk, tapi sebenarnya Messi melawan sang presiden, bukan bermaksud mempermalukan klub.

"Saya pun ikut menderita karena dia adalah kolega saya. Leo bermain bersama saya sejak pertama kali dia masuk tim inti dan saya selalu menjalin hubungan apik dengan dia," buka Valdes dikutip dari RAC1.

"Saya ikut sengsara karena sikap Leo tidak akan pernah bisa diragukan, kualitasnya pun tidak. Saya merasa terluka dengan komentar-komentar yang beredar, tapi begitulah sepak bola."

Musim baik

Valdes bahkan tidak pernah meragukan profesionalitas Messi. Memang kapten Argentina itu baru membangkang, tapi bukan berarti dia tidak akan memberikan segalanya musim depan.

"Saya pun sangat senang Barca mau mempertahankan dia dan saya berharap dia bisa memberikan banyak momen bahagia pada mereka," sambung Valdes.

"Saya kira musim ini akan jadi musim bagus baginya. Kita akan menyaksikan versi Leo yang berusaha membuktikan kemampuannya."

"Sudah dipastikan bahwa dia bisa jadi penentu di setiap pertandingan -- itulah yang paling penting," tandasnya.