Sang manager Josep Guardiola mengakui dalam beberapa pertandingan Manchester City sedang menjalani fase-fase burunya. Terlebih lagi mereka baru saja dikalahkan Wolverhampton 0-2 pada pekan ke-8 Premier League 2019/20, pada hari Minggu kemarin. Bermain di Etihad Stadium, skuad Man City justru terpaksa harus tertunduk malu.

Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua Man City di Premier League. Mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 16 poin dari 8 pertandingan, torehan yang seharusnya tidak buruk.

Masalahnya, ketika Man City tersandung, Liverpool sang rival terus melaju kencang. The Reds masih memekang poin sempurna dengan 24 poin dari 8 pertandingan, alias belum pernah kalah ataupun mengalami imbang.

Sekarang, memasuki jeda internasional, Liverpool unggul 8 poin dari Man City di klasemen sementara. 

Poin Berpengaruh Besar

Premier League masih pajang dan masih tidak bisa diprediksi siapa yang bakal menjadi jauranya. Selisih 8 poin itu terbilang besar, mengingat betapa kuatnya kedua tim tersebut. Musim lalu, Man City bahkan menjadi juara hanya dengan keunggulan 1 poin dari Liverpool di peringkat kedua.

"Ini perbedaan poin yang besar. Liverpool tidak kehilangan poin karena banyak alasan," buka Guardiola.

"Namun, sebaiknya saat ini kami tidak memikirkan soal itu terlebih dahulu. Lebih baik berpikir tentang tantangan kami berikutnya."

Catatan negatif ini begitu kontras dengan musim lalu. Kala itu, sepanjang Premier League 2018/19, Man City hanya kehilangan 3 poin di laga kandang ketika dikalahkan Crystal Palace. Musim ini, mereka sudah kehilangan 5 poin di kandang.

Sedang Mengalami Situasi Buruk

Lebih lanjut, tentang kekalahan tersebut, Guardiola tidak bisa berdalih. Tampak jelas ada celah di pertahanan Man City, Nicolas Otamendi cenderung ceroboh.

"Ini hari yang buruk, terkadang bisa terjadi. Kami memulai dengan cukup baik lalu kebobolan dalam dua situasi yang berawal dari proses serangan kami yang gagal - kami sedikit grogi," imbuh Guardiola.

"Masih ada banyak pertandingan. Kami kalah dari tim yang bagus. Mereka tangguh dan kuat di udara, juga cepat dalam serangan balik, itulah penyebabnya," tandasnya.